Senin, 23 April 2012

Istilah-istilah Komunikasi Data


PSTN adalah singkatan dari (Public Switched Telephone Network) atau yang biasa disebut jaringan telpon tetap (dengan kabel). PSTN secara umum diatur oleh standar-standar teknis yang dibuat oleh ITU-T, dan menggunakan pengalamatan E.163/E.164 (secara umum dikenal dengan nomor telepon).

ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah suatu sistem telekomunikasi di mana layanan antara data, suara, dan gambar diintegrasikan ke dalam suatu jaringan, yang menyediakan konektivitas digital ujung ke ujung untuk menunjang suatu ruang lingkup pelayanan yang luas. Para pemakai ISDN diberikan keuntungan berupa fleksibilitas dan penghematan biaya, karena biaya untuk sistem yang terintegrasi ini akan jauh lebih murah apabila menggunakan sistem yang terpisah.
Para pemakai juga memiliki akses standar melalui satu set interface pemakai jaringan multiguna standar. ISDN merupakan sebuah bentuk evolusi telepon local loop yang memepertimbangkan jaringan telepon sebagai jaringan terbesar di dunia telekomunikasi.
Di dalam ISDN terdapat dua jenis pelayanan, yaitu:
  1. Basic Rate Inteface (BRI)
  2. Primary Rate Interface (PRI)

Digital Subsriber Line (DSL) adalah teknologi akses dengan perangkat khusus pada central office dan pelanggan yang memungkinkan transmisi broadband melalui kabel tembaga, teknologi ini sering disebut juga dengan istilah teknologi suntikan atau injection teknologi Contoh operator yang telah menggelar DSL di Indonesia adalah PT TELKOM.


Short Message Service (SMS) adalah suatu fasilitas untuk mengirim dan menerima suatu pesan singkat berupa teks melalui perangkat nirkabel, yaitu perangkat komunikasi teleon selular, dalam hal ini perangkat nirkabel yang digunakan adalah telepon selular. Salah satu kelebihan dari SMS adalah biaya yang murah. Selain itu SMS merupakan metode store dan forward sehingga keuntungan yang didapat adalah pada saat telepon selular penerima tidak dapat dijangkau, dalam arti tidak aktif atau diluar service area, penerima tetap dapat menerima SMS-nya apabila telepon selular tersebut sudah aktif kembali.

WAP (Wireless Aplication Protocol) adalah suatu protocol aplikasi yang memungkinkan Internet dapat diakses oleh ponsel dan perangkat wireless lainya. WAP membawa informasi online melewati Internet langsung menuju ponsel atau clint WAP lainnya. Dengan adanya WAP, berbagai informasi dapat diakses setiap saat hanya dengan menggunakan ponsel.

Wi-Fi (baca: wai-fai), Wi-Fi merupakan kependekan dari (Wireless Fidelity), yang memiliki pengertian yaitu komplotan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.


WiMAX adalah singkatan dari (Worldwide Interoperability for Microwave Access), merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul.

Global System for Mobile Communication atau yang biasa disingkat dengan GSM adalah sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital. Teknologi GSM banyak diterapkan pada komunikasi bergerak, khususnya telepon genggam. Teknologi ini memamfaatkan glombang mikro dan pengiriman sinyal yang dibagi berdasarkan waktu, sehingga sinyal informasi yang dikirim akan sampai pada tujuan. GSM dijadikan standar untuk komunikasi selular sekaligus sebagai teknologi selular yang paling banyak digunakan diseluruh dunia. GSM dikenal sebagai teknologi 2G.
General Packet Radio Service, atau GPRS adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman data lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Penggabungan layanan telepon selular dengan GPRS (General Packet Radio Service) menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuk trasnfer data dalam bentuk paketdata yang berkaitan dengan e-mail data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW). Dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, pengiriman data multi media ke komputer, notebook dan handheld computer.

Universal Mobile Telecommunication System atau UMTS biasanya disebut juga dengan Wideband Code-Division Multiple Access atau WCDMA, merupakan teknologi generasi ketiga (3G) untuk GSM. Teknologi ini tidak kompatibel dengan CDMA2000 atau sering disebut juga dengan CDMA saja. Teknologi ini menggunakan Wideband-AMR (Adaptive Multi-Rate) untuk kodifikasi suara sehingga kualitas suara yang didapat menjadi lebih baik dari generasi sebelumnya.

High-Speed Downlink Packet Access atau HSDPA, merupakan salah satu protokol yang memper baiki proses downlink atau penurunan data dari server ke perangkat (unduh), dengan kecepatan mencapai 14.4Mbit/s. Sedangkan proses uplink dalam teknologi HSDPA mencapai 384kbit/s. Dengan kecepatan tersebut, pengguna perangkat bergerak dapat menerima data yang berukuran besar seperti lampiran pada e-mail, persentasi dalam bentuk Power point, atauun dapat membuka halaman web.

Sedai gambaran, jaringan HSDPA dengan kecepatan 3.6Mbit/s dapat mengunduh data musik yang berukuran sekitar 3 Mb dalam waktu 8,3 detik dan data video yang berukuran 5 Mb dalam waktu 13,9 detik. HSDPA hadir sejak tahun 2006 di Eropa.


File Transfer Protocol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP. Dua hal yang penting dalam FTP adalah FTP Server dan FTP Client. FTP server adalah suatu server yang menjalankan software yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar menukar file dimana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client.
FTP client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file. Setelah terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dll sesuai dengan permission yang diberikan oleh FTP server.
Tujuan dari FTP server adalah sebagai berikut :
• Untuk tujuan sharing data
• Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer
• Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi user
• Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien


Elektronik mail, biasa disebut email atau e-mail, adalah metode bertukar pesan digital dari penulis untuk satu atau lebih penerima. Email modern beroperasi di Internet atau jaringan komputer lainnya. Beberapa sistem email awal diperlukan bahwa penulis dan penerima berdua akan online pada saat yang sama, ala pesan instan. Sistem email hari ini didasarkan pada model toko-dan-maju. Server email menerima, maju, memberikan dan menyimpan pesan. Baik pengguna maupun komputer mereka diharuskan untuk online secara bersamaan, mereka perlu hubungkan hanya sebentar, biasanya untuk server email, selama yang dibutuhkan untuk mengirim atau menerima pesan.

Pesan email terdiri dari tiga komponen, amplop pesan, header pesan, dan badan pesan. Header pesan berisi informasi kontrol, termasuk, minimal, alamat email pencetus dan satu atau lebih alamat penerima. Biasanya informasi deskriptif juga ditambahkan, seperti kolom header subyek dan penyerahan pesan tanggal / waktu cap.

WWW (World Wide Web) adalah suatu ruang informasi yang yang dipakai oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier  (URI) untuk mengidentifikasi sumber-sumber daya yang berguna. WWW sering dianggap sama dengan Internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian daripadanya.
fungsi WWW adalah menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama.

Sejarah WWW atau World Wide Web

WWW atau World Wide Web adalah suatu program yang ditemukan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991. Awalnya Berners-Lee hanya ingin menemukan cara untuk menyusun arsip-arsip risetnya. Untuk itu, dia mengembangkan suatu sistem untuk keperluan pribadi. Sistem itu adalah program peranti lunak yang diberi nama Equire. Dengan program itu, Berners-Lee berhasil menciptakan jaringan terkait antara berbagai arsip sehingga memudahkan informasi yang dibutuhkan. Inilah yang kemudian menjadi dasar dari sebuah revolusi yang dikenal sebagai web.
WWW dikembangkan pertama kali di Pusat Penelitian Fisika Partikel Eropa (CERN), Jenewa, Swiss. Pada tahun 1989 Berners-lee membuat proposal untuk proyek pembuatan hypertext secara global, kemudian pada bulan Oktober 1990, ‘World Wide Web‘ sudah bisa dijalankan dalam lingkungan CERN. Pada musim panas tahun 1991, WWW resmi digunakan secara luas pada jaringan Internet.

Portal adalah sebuah situs yang berfungsi untuk meletakkan informasi di WWW. Sebuah portal web pastinya akan menampilkan informasi yang terkolaborasi dengan desain dan beragam tampilan. Oleh karena itu, tampilan sebuah web portal akan lebih konsisten di halaman-halamannya, dan juga memiliki struktur kontrol dan prosedur untuk berbagai aplikasi web. Lalu, mengapa web portal itu dapat dikatakan penting? Hal ini karena sebuah perusahaan atau individu, biasanya memiliki berbagai macam informasi yang ingin ditampilkan dalam sebuah tempat yang terintegrasi. 

Portal menyediakan beberapa jenis user. Dari mulai guest sampai admin. Jenis user tersebut akan sangat berpengaruh pada feature-feature apa saja yang bisa di gunakan. Dengan menggunakan portal, kita juga bisa menset content mana saja yang seachable dan konten mana saja yang tidak. Ini sangan bermanfaat dalam masalah sekuriti data dan informasi.
Portal menyediakan akses suatu titik tunggal dari informasi online terdistribusi, seperti dokumen yang di adapat melalu pencarian, kanal berita dan link ke situs khusus. Untuk memudahkanpengguna biasanya disediakan kemampuan pencarian dan pengorganisasian informasi (Wiryana dan Hasibuan, 2002). Pada kenyataannya bila kita telusuri maka akan kita temukan berbagai macam portal di internet. Disamping itu pula portal juga dalam perkembangannya tidak hanya mendukung satu komunitas tapi beberapa komunitas. Portal juga mendukung berbagai macam servis atau layanan yang membedakannya dengan web site HTML biasa. Portal juga melibatkan berbagai macam komponen teknik yang mendukung berfungsinya portal tersebut. Portal juga terdiri dari berbagai macam infrastruktur yang mendukung portal itu berdiri. Karena tanpa infrastruktur ini dia tidak akan dapat memberikan layanan. Hal yang juga perlu diperhatikan bagi pengelola portal adalah keamanan. Untuk bisa mendirikan dan memberikan portal ada beberapa strategi dan implementasi yang harus diperhatikan oleh pengelolanya.

Berikut ini merupakan keuntungan penggunaan web portal dibandingkan halaman website biasa yang terpisah-pisah :

  • Adanya integrasi aplikasi dan pengaksesan ke isi portal maupun aplikasi sesuai dengan kewenangan pengunjung. 
  • Komunikasi dan kolaborasi yang lebih baik. 
  • Data yang diakses akan menjadi satu kesatuan dan aksesnya real time.
  • Lebih mudah memodifikasi isi dan melakukan maintenance portal.

Sebuah portal memiliki ciri-ciri khusus sebagai berikut :
  • Memiliki tampilan look dan feel yang seragam.
  • Adanya header dan footer, dan tampilan header dan footer tersebut umumnya seragam di seluruh halaman yang ada di portal. Ada juga skema warna, ikon, logo, dan sebagainya yang memberikan kesan dan tampilan yang seragam dan sama.
  • Adanya blok-blok yang menampilkan informasi dalam bagian-bagian tertentu di halaman, atau dengan kata lain menggunakan layout yang baik.
  • Kotak-kotak blok tersebut diletakkan dalam tampilan yang saling berkaitan antara waktu dan eksistensinya.

 Beberapa kategori portal yang umum digunakan :
  • Corporate/Enterprise(Intranet)Portals- (Portal Perusahaan) Business2Employee/ B2E (Bisnis ke Pekerja)
  • e-Business (Extranet) Portals-e Business Portals
  • Personal (WAP) portals-Portal Pribadi
  • Public atau Mega Portals (Internet). Organisasi yang siap masuk dalam kategori ini menjadi “perusahaan” “media baru” dan fokus membangun pemirsa online yang besar dengan demografi yang luas atau berorientasi professional.

P2P (Peer-to-Peer) atau teknologi dari “ujung” ke “ujung” pertama kali di luncurkan dan dipopulerkan oleh aplikasi-aplikasi file sharing. Pada konteks ini teknologi P2P memungkinkan para pengguna untuk berbagi, mencari dan mengunduh berkas. Sistem P2P yang sebenarnya adalah suatu sistem yang tidak hanya menghubungkan “ujung” satu dengan lainnya, namun ujung-ujung ini saling berhubungan secara dinamis dan berpartisipasi dalam mengarahkan lalulintas komunikasi informasi-, pemrosesan-, dan penugasan pembagian bandwidht yang intensif, dimana bila sistem ini tidak ada, tugas-tugas ini biasanya diemban oleh server pusat.
Peer-to-peer menjadi sebuah alternatif aplikasi untuk mencari resource tertentu yang tidak ada diwebsite ataupun alternatif untuk berbagi resource tanpa sebuah web server yang harganya masih tergolong mahal. Selain itu pada jaringan Peer to Peer host dapat dijadikan server dan juga menjadi client secara bersamaan, Contohnya dalam file sharing antar komputer di jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A, B, C, D, dan E) yang memberi hak akses terhadap file share dari B bernama data.xls dan juga memberi akses file soal.doc kepada C. saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer-to-peer.
Ide mengenai konsep ini muncul kira-kira pada akhir dekade 1980-an, ketika jaringan komputer dan tentunya juga komputer telah mulai masuk ke dalam salah satu barang wajib dalam perusahaan, baik itu perusahaan kecil maupun besar. Tetapi, arsitektur ini berkembang dalam jaringan yang terlalu kecil untuk memiliki sebuah server yang terdedikasi, sehingga setiap komputer klien pun menyediakan layanan untuk berbagi data untuk melakukan kolaborasi antara pengguna. Jaringan peer-to-peer pun mulai banyak digemari ketika Microsoft merilis sistem operasi Windows for Workgroups, meski sebelumnya sistem operasi MS-DOS (atau IBM PC-DOS) dengan perangkat MS-NET (atau PC-NET) juga dapat digunakan untuk tujuan ini. Karakteristik kunci jaringan tersebut adalah dalam jaringan ini tidak terdapat sebuah server pusat yang mengatur klien-klien, karena memang setiap komputer bertindak sebagai server untuk komputer klien lainnya. Sistem keamanan yang ditawarkan oleh metode ini terbilang lebih rendah dibandingkan dengan metode klien/server dan manajemen terhadapnya pun menjadi relatif lebih rumit.
Konsep ini pun kemudian berevolusi pada beberapa tahun terakhir, khususnya ketika jaringan Internet menjadi jaringan yang sangat besar. Hal ini mulai muncul kira-kira pada akhir dekade 1990-an, di saat banyak pengguna Internet mengunduh banyak berkas musik mp3 dengan menggunakan metode peer-to-peer dengan menggunakan program Napster yang menuai kritik pedas dari industri musik, seperti halnya Metallica dan banyak lainnya. Napster, pada saat dituntut oleh para pekerja industri musik, dikatakan memiliki anggota lebih dari 20 juta pengguna di seluruh dunia. Selanjutnya beberapa aplikasi juga dibuat dengan menggunakan konsep ini: eDonkey, Kazaa, BitTorrent, dan masih banyak lainnya. Meski banyak aplikasi peer-to-peer ini digunakan oleh pengguna rumahan, ternyata sistem ini juga diminati oleh banyak perusahaan juga.
Keunggulan dan Kelemahan Jaringan Peer to Peer
Keunggulan Jaringan Peer To Peer
  1. Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.
  2. Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
  3. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
Kelemahan Jaringan Peer To Peer
  1. Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
  2. Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client- server, karena setiap komputer/peer isamping harus mengelola emakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
  3. Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur masing- masing fasilitas yang dimiliki.
  4. Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing- masing komputer tersebut.

IM (Instant Messaging)  adalah bentuk komunikasi pesan singkat antara dua orang atau lebih menggunakan teks yang diketik. teks dikirim melalui komputer yang terhubung melalui sebuah jaringan, LAN atau Internet.

Teknologi IM diciptakan untuk menutupi kelemahan e-mail yang dinilai kurang efisien dan tidak realtime. sebagian besar software IM terdiri dari dua komponen : Software server dan client. sebagai program IM dapat dioperasikan melalui web browser, namun kebanyakan membutuhkan instalasi software client di PC.

VOIP (Voice Over Internet Protocol) atau biasa disebut digital phone merupakan salah satu bagian dari teknologi transmisi untuk mentransmisikan komunikasi suara melalui IP, seperti internet ataupun packet-switched networks. Dengan menggunakan VoIP, kita dapat melakukan panggilan telepon melalui koneksi internet, tidak lagi menggunakan saluran telepon konvensional yang melakukan transmisi secara analog. Beberapa layanan VoIP hanya bisa di gunakan untuk melakukan panggilan ke orang lain yang menggunakan layanan yang sama. Tetapi ada juga layanan VoIP yang dapat melakukan panggilan kepada siapa saja melalui nomor telepon, lokal, jarak jauh, mobile phone bahkan nomor internasional.

Cara kerja VOIP
VoIP mengkonversikan atau mengubah suara anda yang merupakan sinyal analog menjadi sinyal digital yang ditransmisikan melalui internet. Tidak seperti telepon konvensional yang mentransmisikan suara anda menggunkan sinyal listrik melalui kabel. VoIP dapat digunakan langsung melalui komputer, telepon khusus VoIP ataupun pesawat telepon konvensional yang tersambung menggunakan alat khusus yang dinamakan VoIP adapter.

Secara garis besar layanan VoIP dapat dibagi menjadi 4, yaitu :
1. Computer to Computer
Layanan ini merupakan layanan voice call yang menggunakan komputer sebagai alat komunikasi. Dengan menggunakan layanan khusus di internet kita bisa menggunakan komputer kita yang telah terhubung dengan internet untuk melakukan panggilan ke komputer lain yang menggunakan layanan yang sama. Banyak penyedia layanan VoIP di internet. Salah satu layanan yang mendukung panggilan suara melalui internet adalah Yahoo messenger. Dengan menggunakan Yahoo messenger kita bisa melakukan voice call dengan sesama user. Begitu juga penyedia layanan lainnya, seperti MSN messenger ataupun Skype. Layanan VoIP computer to computer dapat dilakukan secara gratis, anda hanya cukup menyediakan koneksi internet pada komputer anda.

2. Computer to Phone
Layanan ini merupakan layanan yang memungkinkan kita melakukan panggilan dari komputer ke telepon, baik itu telepon tetap (PSTN) ataupun mobile phone (handphone). Layanan ini juga membutuhkan penyedia layanan di internet. Salah satu penyedia layanan ini adalah Skype. Layanan ini juga tidak gratis seperti layanan computer to computer VoIP, layanan ini membutuhkan biaya yang harus dibeli terlebih dahulu (sistem prabayar). Cara menggunakan layanan ini juga tidak sulit. Pertama, kita harus memiliki account di penyedia layanan terkait, biasanya membuat account tidak di pungut biaya. Lalu kita membeli credit atau bisa juga disebut pulsa, yang nantinya akan digunakan untuk melakukan panggilan ke telepon. Panggilan yang dilakukan tidak hanya ke nomor telepon lokal, namun panggilan dapat dilakukan untuk menghubungi nomor internasional di seluruh dunia. Dan juga, kita dapat melakukan panggilan baik ke telepon tetap ataupun handphone. Tarif yang digunakan mengacu pada penyedia layanan.

3. Phone to Computer
Layanan VoIP call ini merupakan layanan yang memungkinkan anda melakukan panggilan dari telepon ke komputer. Lagi-lagi penyedia layanan yang mendukung layanan ini salah satunya adalah Skype. Saat kita mempunyai account skype, kita juga dapat mempunyai apa yang di sebut Online Number. Online number inilah yang nantinya dapat di hubungi dari telepon manapun.

4. Phone to Phone
Layanan dilakukan dengan menggunakan pesawat telepon khusus atau telepon konvensional yang di hubungkan dengan VoIP adapter. Untuk menggunakan layanan ini kita harus menggunakan penyedia layanan phone to phone VoIP. Salah satu penyedia layanan ini adalah Phone Power. Dengan layanan ini kita dapat melakukan panggilan kemana pun diseluruh dunia yang menggunakan alat yang mendukung.

Broadcast Domain adalah sebuah divisi logika dalam jaringan komputer dimana semua Host dan Nodes dapat menjangkaunya atau terhubung dengan host dan node yang lainnya melalui Broadcast  pada layer Data Link. Broadcast Domain ini dapat berada pada segmen jaringan yang sama maupun berbeda. Dalam hal teknologi populer saat ini: Setiap komputer yang terhubung ke repeater Ethernet yang sama atau switch adalah anggota dari broadcast domain yang sama.Selanjutnya, setiap komputer yang terhubung ke set yang sama dari switch / repeater saling terkoneksi adalah anggota dari broadcast domain yang sama. Router dan Higher-layer lainnya merupakan perangkat bentuk batas-batas antara domain broadcast. Beberapa hal yang menjadi karakteristik broadcast domain :
  1. Dipisahkan oleh perangkat yang bekerja pada layer 3 (network), seperti : router dan switch layer 3.
  2. Digunakan untuk pengaturan lalu lintas data dan meniadakan broadcast.
  3. Menggunakan logical address (IP address).
  4. Menggunakan table khusus untuk penentuan rute tujuan.
  5. Untuk menentukan apakah suatu host merupakan satu broadcast domain atau bukan, kita dapat mengirimkan ( Spread ) sinyal Broadcast ke seluruh host dan node.
Broadcast domain dan collision domain harus dibagi – bagi atau diperkecil agar tujuannya untuk meningkatkan performa network dan untuk mencapai tujuan tersebut,biasanya digunakan perangkat network khusus seperti router dan switch layer 3. Perangkat seperti switch atau bridge dapat mempelajari alamat hardware setiap computer dan hanya akan meneruskan frame ke computer tujuan, perangkat tersebut mampu membagi network menjadi segmen – segmen yang lebih kecil. Dalam hal tersebut computer seolah – olah telah diberi suatu jalur khusus untuk mencapai computer tujuan, sehingga bandwitch atau kecepatan dtransfer data secara penuh dapat tercapai.

Video-on-demand (VOD) adalah sistem televisi interaktif yang memfasilitasi khalayak untuk mengontrol atau memilih sendiri pilihan program video dan klip yang ingin ditonton. Fungsi VOD seperti layaknya video rental, di mana pelanggan dapat memilih program atau tontonan ketika yang ingin ditayangkan. Pilihan program dapat berupa sederet judul film, serial TV, acara realitas, video streaming, dan program lainnya. tidak hanya menonton, khalayak pun dapat menyimpan serta mengunduh program semau mereka. Untuk menontonnya khalayak dapat menggunakan set-top box dari video yang sudah diunduh, atau menggunakan komputer, ponsel, dan alat-alat komunikasi elektronik lainnya yang berkemampuan mengakses konten audio dan visual. Sebagian VOD memberikan pelayanan dengan sistem pembayaran per tayangan pay-per-view.
Salah satu hal yang ingin bisa dicapai dari industri komunikasi adalah memberikan kontrol yang penuh terhadap para penggunanya. Karena itulah konsep Video-On-Demand coba dikembangkan. Melalui konsep ini pengguna akan memiliki kebebasan penuh untuk memilih apa yang ingin ia lihat. Semuanya berjalan secara interaktif dan menggunakan tombol serta perintah yang sederhana. Bisa pause, rewind, fast forward, atau apapun yang kita inginkan. Melalui VOD juga akan terbuka peluang untuk menyimpan apa yang kita lihat. VOD menjanjikan kepuasan yang sifatnya lebih personal. Kepentingan pribadi satu orang lebih diutamakan dibandingkan kemauan orang banyak. Jadi, VOD adalah sebuah konsep di mana sistem pertelevisian yang sudah bersifat sangat interaktif dengan fasilitas pemilihan content dari sebuah acara televisi. Ini bisa berupa film, serial, potongan berita, atau apapun yang kita inginkan. Semua tinggal sebut, pesan, dan bayar. Maka kita pun bisa menikmatinya.

iTV dirumorkan bakal menjadi televisi pintar masa depan dari Apple yang menarik perhatian industri gadget dan media, khususnya setelah sang pendiri Apple Steve Jobs tutup usia pada Oktober lalu. Dalam sebuah catatan kepada investor oleh Peter Misek, seorang analis dari grup perbankan sekuritas dan investasi Jeffries, Sharp menyiapkan jalur produksi di pabriknya di Sakai, Jepang, untuk memproduksi modifikasi layar panel IGZO TFT LCD untuk perangkat seperti iTV.

TFT LCD adalah varian dari layar liquid crystal yang menggunakan teknologi transistor film tipis untuk meningkatkan kualitas gambar. Dalam memenuhi permintaan resolusi tinggi panel untuk smartphone dan tablet, Sharp memperkenalkan teknologi IGZO ini pada April lalu, yakni tekonolgi berbahan oksida baru yang terdiri dari indium, gallium dan seng untuk transistor film tipis untuk drive kristal cair dalam panel.

Misek juga mengatakan, iTV kemungkinan sudah siap untuk memasuki produksi iklan komersil pada Februari mendatang, yang berarti bahwa perilisan gadget baru itu diperkirakan pada pertengahan 2012. Selain iPad 3, para analis juga memperkirakan bahwa panel baru ini akan diterapkan dalam iPhone generasi keenam.
AfriNIC, Inisiatif pertama untuk pembentukan AfriNIC dimulai pada tahun 1997 sebelum ICANN, ketika beberapa Internet adopters awal dari Afrika (Niii Quaynor - Ghana, Alan Barrett - Afrika Selatan, Sana Bellamine - Tunisia dan Nashwa Abdel-Baki - Mesir) mengajukan dokumen ke mendirikan sebuah organisasi untuk mengelola sumber daya Nomor di Afrika. Gagasan di balik inisiatif itu adalah untuk beradaptasi kebijakan alokasi diterapkan oleh RIR yang sudah mapan (NCC RIPE dan APNIC) dengan realitas Afrika. Proposal ini mengakibatkan konsensus pada tahun 2000 dengan setup AfNOG (Jaringan kelompok Operator Afrika). Diputuskan bahwa keseluruhan mengawasi dari AfriNIC akan dilakukan oleh wakil-wakil terpilih dari enam mengidentifikasi sub-wilayah di Afrika (Utara, Barat, Tengah, Timur dan Selatan). Organisasi yang dihasilkan terdaftar di Mauritius dengan berbagai operasi didistribusikan di antara tiga negara lainnya sebagai berikut:
• Teknik Operasional di Afrika Selatan
• Backup dan Disaster Recovery di Mesir
• Pelatihan Koordinasi di Ghana.

Sampai 2004, Sumber Daya Jumlah dikelola di Afrika oleh registri Eropa (RIPE NCC), Registry Amerika (ARIN) dan Registry Asia (APNIC). Pada April 2005, ICANN diakui AfriNIC sebagai Regional Internet Registry kelima di dunia menurut kriteria yang ditetapkan dalam ICP-2 dokumen perusahaan (Kriteria untuk pembentukan Regional Internet Registry).


APNIC didirikan pada tahun 1992 oleh Asia Pasifik Koordinator Komite Penelitian Intercontinental Networks (APCCIRN) dan Asia Pacific Engineering and Planning Group (APEPG). Kedua kelompok itu kemudian digabung dan berganti nama menjadi Kelompok Jaringan Asia Pasifik (APNG). Ini didirikan sebagai sebuah proyek percontohan untuk memberikan ruang alamat seperti yang didefinisikan oleh RFC-1366, dan juga mencakup singkat yang lebih luas: "Untuk memfasilitasi komunikasi, bisnis, dan budaya dengan menggunakan teknologi internet".
Pada tahun 1993, APNG menemukan mereka tidak mampu menyediakan payung formal atau struktur hukum untuk APNIC, dan jadi pilot proyek ini menyimpulkan, tetapi APNIC terus eksis secara independen di bawah kekuasaan IANA sebagai 'proyek sementara'. Pada tahap ini, APNIC masih tidak memiliki hak-hak hukum, keanggotaan, dan struktur biaya.
Pada tahun 1995, pelantikan diadakan pertemuan APNIC di Bangkok. Ini adalah pertemuan dua hari, dijalankan oleh para relawan, dan bebas untuk hadir. Sumbangan sukarela dicari sesuai dengan ukuran organisasi, mulai dari $ 1.500 untuk 'kecil', melalui ke $ 10.000 untuk 'besar'. Tiga anggota jenis didefinisikan oleh APNIC-001: ISP (lokal IR), Enterprise, dan Nasional.
1996 melihat struktur biaya yang layak diperkenalkan, pembentukan keanggotaan, dan penyelenggaraan pertemuan APRICOT pertama.
1997 Pada saat tiba, itu menjadi semakin jelas bahwa APNIC lingkungan setempat di Jepang membatasi pertumbuhan - misalnya, staf terbatas pada anggota 4-5. Oleh karena itu, perusahaan konsultan KPMG dikontrak untuk menemukan lokasi yang ideal di kawasan Asia Pasifik untuk APNIC markas baru.
Untuk alasan-alasan seperti infrastruktur stabil, rendahnya biaya hidup dan operasi, dan keuntungan pajak bagi organisasi keanggotaan, Brisbane, Australia dipilih sebagai lokasi baru, dan relokasi selesai antara bulan April dan Agustus, 1998, sambil tetap menjaga seluruh operasi terus-menerus.
Pada tahun 1999, relokasi itu selesai, krisis ekonomi Asia berakhir, maka mulai periode konsolidasi untuk APNIC - masa pertumbuhan berkelanjutan, pengembangan kebijakan, dan penciptaan dokumentasi dan sistem internal.
Sejak itu, APNIC telah terus tumbuh dari awal yang sederhana ke anggota lebih dari 1.500 di 56 ekonomi di seluruh wilayah dan sekretariat dari sekitar 50 anggota staf yang terletak di kantor pusat di Brisbane, Australia.


ARIN, organisasi ini dibentuk pada Desember 1997 untuk menyediakan layanan registrasi IP sebagai sebuah perusahaan, independen nirlaba. Sampai waktu ini pendaftaran IP di wilayah ARIN dilakukan oleh sebuah departemen dalam perusahaan Network Solutions, yang menyediakan staf awal dan infrastruktur komputer untuk ARIN. National Science Foundation menyetujui rencana pembentukan organisasi non-profit untuk "memberikan pengguna dari nomor IP (sebagian besar penyedia layanan Internet, perusahaan dan institusi besar lainnya) suara dalam kebijakan dimana mereka dikelola dan dialokasikan di kawasan Amerika Utara ". Dewan Pengawas terdiri dari Scott Bradner, John Curran, Kim Hubbard, Don Telage, Randy Bush, Raymundo Vega Aguilar, dan Jon Postel sebagai anggota ex-officio.
Presiden pertama ARIN adalah Kim Hubbard, dari tahun 1997 sampai tahun 2000. Kim digantikan oleh Raymond "Ray" Plzak sampai akhir 2008. Wali Amanat John Curran bertindak Presiden sampai 1 Juli 2009 ketika ia diasumsikan peran CEO permanen.
Sampai akhir tahun 2002 itu menjabat Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Selatan dan seluruh Karibia. LACNIC sekarang menangani bagian dari Karibia, Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Juga, Sub-Sahara Afrika merupakan bagian dari wilayahnya sampai April 2005, ketika AfriNIC secara resmi diakui oleh ICANN sebagai 5 Daerah Pengelola Internet.


LACNIC, Sejak tahun 1993, organisasi akademis di Amerika Latin seperti ENRED - Foro de Redes de América Latina y el Caribe, membahas perlunya suatu register untuk Amerika Latin. Pada tahun 1998 dalam pertemuan ENRED di Panamá termasuk NIC-MX, tema ini dibahas dan mereka mengetahui bahwa kelompok lain dibentuk oleh organisasi komersial seperti CABASE - Camara Argentina de Basis de Datos y Servicio en Linea dan e-COMLAC (Amerika Latin dan Karibia Federasi untuk Internet dan Electronic Commerce), juga membahas ide dari registri Amerika Latin.
Pada tanggal 30 Januari 1998, Ira Magazincr, maka penasihat senior Presiden Clinton untuk pengembangan kebijakan, merilis sebuah makalah diskusi, yang dikenal sebagai "kertas hijau" setelah insiden
otoritas DNS root. Sebuah versi revisi yang dikenal sebagai "kertas putih" dirilis pada 5 Juni. Makalah ini mengusulkan sebuah organisasi baru untuk menangani sumber daya internet (yang kemudian menjadi ICANN). Mengikuti rilis ini, sejumlah kelompok terorganisir konferensi untuk membahas usulan dan membuat saran, di antara mereka, IFWP atau Forum Internasional untuk White Paper.
IFWP diselenggarakan empat kali pertemuan, yang terakhir di Buenos Aires, dimana beberapa orang Amerika Selatan dibedakan dan organisasi berpartisipasi dan mulai mengenal satu sama lain. Di antara mereka Messano Oscar, Anthony Harris dan Edmundo Valiente dari CABASE, Fabio Marinho, anggota Komite Pengarah Internet Brasil (CGI.br) dan Presiden ASSESPRO - Associação Brasileira de Empresas de Software Servicos de Informatica Internet e, Raimundo beca - AHCIET - Asosiasi Hispanoamericana de Centros de Investigacion y de Empresas Telecomunicaciones, Brasil, NIC Meksiko - Oscar Robles dan Jerman Valdez, y Julian Dunayevich, Raul Echeverria, ENRED.
Organisasi-organisasi bergabung dengan eCOMLAC - Federacion Latino Americana y Caribeña ayat Internet y el Comercio Electrônico, argumented bahwa Amerika Latin IP alamat dapat ditangani oleh badan lokal dan mencapai kesepakatan untuk penciptaannya. Lainnya orang berpartisipasi dalam diskusi awal, di antara Cadenas Eliezer (ENRED), Fidel Vienegas (AHCIET), Raphael Mandarino (CGI.br).
Akhirnya, kesepakatan untuk penciptaan LACNIC (Amerika Latin dan Karibia IP Alamat Registry Daerah), ditandatangani di Santiago de Chile pada tanggal 22 Agustus 1999 selama pertemuan ICANN kedua.
Suatu Badan Interim didefinisikan dengan enam anggota:

AHCIET - Raimundo beca;
CABASE - Jorge Plano, kemudian digantikan oleh Oscar Messano;
CGI.br - José Luis Ribeiro;
ENRED - Julian Dunayerich; kemudian digantikan oleh Raul Echeverria;
NIC.mx - Jerman Valdez;
ECOMLAC - Fabio Marinho;
Berikutnya langkah, ini Dewan Interim LACNIC disampaikan pada 26 Agustus 1999, perjanjian ini kepada Ester Dyson, maka Ketua Dewan Interim ICANN untuk disetujui ICANN.
Sebuah Rencana Bisnis organisasi baru ini dikembangkan dan disampaikan kepada ARIN, organisasi yang bertanggung jawab untuk wilayah ini pada saat itu. Anggaran Dasar diciptakan dan diputuskan bahwa markas LACNIC akan di Montevideo, dengan orang-orang teknis dan peralatan di São Paulo, di tempat NIC.
LACNIC, berada di kesesuaian penuh dengan kriteria untuk Internet Registry baru Daerah sebagaimana diatur oleh komunitas Internet Registry dan ICANN, secara resmi diakui oleh ICANN dalam pertemuan Shanghai pada tahun 2002.
LACNIC didirikan pada tahun 2001, dengan kantor administrasi di Montevideo, Uruguay dan fasilitas teknis yang diberikan oleh CGI.

RIPE NCC memulai operasinya pada April 1992 di Amsterdam, Belanda. Dana awal disediakan oleh jaringan akademis anggota Réseaux Associés pour la Recherche Europeenne (RARE) dan EUnet. RIPE NCC resmi didirikan ketika versi Belanda Anggaran Dasar diendapkan dengan Kamar Dagang Amsterdam pada tanggal 12 November 1997. The RIPE NCC pertama Rencana Kegiatan diterbitkan pada Mei 1991.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar